Rehat Tengah Hari, Indeks Harga Saham Gabungan Meningkat ke Posisi 6.040

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 28 Agustus 2018 - 13:03 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 0,24% atau 14 poin ke posisi 6.040 pada akhir sesi pertama perdagangan Selasa (28/08/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 5.025.

Penguatan indeks pada rehat tengah hari ini ditopang oleh kenaikan harga 183 saham. Di samping itu, ada 150 saham turun, 159 stagnan dan 161 saham tidak ditransaksikan. IHSG pada sesi pertama perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 6.025-6.065.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp3,75 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp3,19 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp563 miliar dan di Pasar Tunai senilai Rp204,56 juta.

Total volume transaksi tercatat sebanyak 47,69 juta lot saham, hasil dari 240.806 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih senilai Rp444,92 miliar dengan volume pembelian bersih sebanyak 785.791 lot saham.

Lima dari sembilan indeks sektoral BEI menghijau. Indeks sektor infrastruktur mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 2,05% atau 21,06 poin ke posisi 1.050. Kemudian diikuti oleh indeks sektor konsumer dan indeks sektor industri dasar yang masing-masing meningkat 0,45% dan 0,25%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah TPIA yang harganya meningkat 4% atau Rp200 menjadi Rp5.200 per unit, TLKM yang harganya naik 3,76% atau Rp130 menjadi Rp3.590 per unit dan PTBA yang harganya terangkat 2,46% atau Rp100 menjadi Rp4.160 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah INTP yang harganya susut 1,71% atau Rp300 menjadi Rp17.200 per unit, ANTM yang harganya tergerus 1,68% atau Rp15 menjadi Rp880 per unit dan SMGR yang harganya turun 1,6% atau Rp150 menjadi Rp9.250 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →