ETBI: Empat Institusi Indonesia Mengalami Kenaikan Indeks Kepercayaan

Oleh : Ridwan | Rabu, 08 Februari 2017 - 17:25 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Hasil Edelman Trust Barometer Indonesia ke-9 menunjukan Indonesia mengalami kenaikan di keseluruhan indeks kepercayaan pada empat institusi yaitu pemerintah, bisnis, media, NGO, menjadi 69 poin dari 62 pada tahun lalu.

Peristiwa-peristiwa yang tak terduga yang terjadi pada 2016 tampaknya mengkonfirmasikan penurunan tingkat kepercayaan global pada empat institusi yang disurvei. Kepercayaa Indonesia tetap kuat dengan naiknya tingkat kepercayaan tertinggi pada pemerintah sebanyak 71 persen.

Reformasi ekonomi secara struktural dan fokus pada kesejahteraan masyarakat telah menjadikan indonesia sebagai trusters, yaitu negara dengan indeks kepercayaan di atas 60.

"Hasil studi untuk Indonesia tahun ini menunjukan bahwa model yang diterapkan pemerintah untuk menutup kesenjangan antara kelompok elite dan masyarakat umum. serta memberikan peluang pendapatan yang merata dan infrastruktur sosial telah diterima dengan baik" ungkap CEO Edelman Indonesia, Raymond Silva kepada INDUSTRY.co.id  di Jakarta (8/2/2017).

Dari keempat institusi, bisnis dipandang sebagai institusi yang dinilai dapat melakukan perubahan. ini adalah waktunya bagi para CEO untuk turun ke lapangan berinteraksi langsung dan transparan dengan karyawan, pelanggan dan masyarakat.

Seiring dengan NGO yang mengalami kenaikan tingkat kepercayaan sebanyak tujuh poin dari 57 persen ke 64 persen tahun ini. Media sebagai institusi juga mengalami kenaikan empat poin dari 63 persen ditahun lalu, dengan search engine sebagai tipe media yang paling dipercaya diatas media online, tradisional, media milik institusi dan media sosial.

"Hasil studi selanjutnya mengindikasikan bahwa gerakan gerakan populis saat ini dipicu oleh kurangnya kepercayaan pada  sistem dan adanya kekuatan ekonomi dan sosial," tambahnya.

Siklus ketidakpercayaan diperbesar dengan munculnya media echo chamber yang memperkuat keyakinan personal dan menolak pandangan yang bersebrangan.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →