Diperkirakan Melemah, IHSG Bergerak Pola Bearish

Oleh : Wiyanto | Rabu, 08 Agustus 2018 - 06:31 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Diperkirakan IHSG akan melanjutkan pelemah dengan rentan pergerakan 6000-6100. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ADHI, AKRA, CTRA, EXCL, INCO, LTLS, TLKM, TRAM.

 "Pergerakan IHSG secara teknikal bergerak terkonsolidasi negatif dengan pola bearish harami pada dekat level resistance MA200. Indikasi terkoreksi cukup kuat dengan indikator Stochastic yang terkonsolidasi pada area jenuh beli dan Indikator RSI yang mulai bergerak tertekan," kata analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Ekutias Asia ditutup menguat. Indeks Nikkei (+0.69%), TOPIX (+0.76%), HangSeng (+1.54%), CSI (+2.92%) dan KOSPI (+0.60%) mayoritas menguat pada zona positif. Musim laporan keuangan kembali menjadi faktor meredam sentimen dengan latar belakang kegelisahan pada perang perdagangan dan geopolitik dunia. Investor terlihat berharap besar pada PBOC dalam dukungan kebijakan pada investasi.

 IHSG (-0.16%) ditutup melemah 9.88 poin kelevel 6091.25 ditengah optimisme mendorong pergerakan mayoritas indeks saham di Asia. Sektor pertambangan (+1.37%) memimpin penguatan IHSG seiring penguatan mayoritas komditas tambang. Sedangkan sektor pertanian (-0.86%) menjadi menekan pergerakan setelah AS menilai Indonesia melanggar perjanjian dagang pada import komoditas pertanian dan ternak dengan denda bisa melebihi $350 juta. Investor asing tercatat net buy 105.79 Miliar rupiah.

 Indeks Eurostoxx (+0.68%), FTSE (+0.56%) dan DAX (+0.87%) mengiringi penguatan mayoritas indeks saham Asia. Greenback menuju penurunan terbesar dalam lebih dari seminggu sedangkan harga minyak naik setelah pemotongan produksi Arab Saudi yang menambah kekhawatiran tentang pengetatan pasokan diseluruh dunia. Sentimen selanjutnya ditengah pekan akan rilis data eksport import di Tiongkok. Dari dalam negeri investor akan terfokus pada data devisa dan penjualan ritel yang diekspektasikan melambat.