Sore ini, Indeks Harga Saham Gabungan Berakhir Turun ke Posisi 6.011
INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 0,36% atau 22 poin ke posisi 6.011 pada akhir perdagangan Kamis (02/08/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 6.033.
Pelemahan indeks tersebut disebabkan oleh penurunan harga 241 saham. Selain itu, ada 156 saham naik, 134 saham stagnan dan 119 saham tidak ditransaksikan sama sekali. IHSG pada perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 6.011-6.055.
Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp7,91 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp6,34 triliun, di Pasar Negosiasi sebesar Rp1,57 triliun dan di Pasar Tunai senilai Rp124,56 juta.
Total volume transaksi tercatat sebanyak 104,38 juta lot saham, hasil dari 429.365 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih sebesar Rp154,76 miliar. Akan tetapi, mereka masih membukukan volume penjualan saham bersih sebanyak 810.039 lot saham.
Enam dari sembilan indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor aneka industri mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 1,97% atau 25,29 poin ke posisi 1.260. Kemudian diikuti oleh indeks sektor pertambangan dan indeks sektor industri dasar yang masing-masing tergerus 1,34% dan 1,16%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah LPPF yang harganya tergerus 6,92% atau Rp550 menjadi Rp7.400 per unit, INCO yang harganya susut 3,74% atau Rp170 menjadi Rp4.370 per unit dan INDY yang harganya terpangkas 3,74% atau Rp140 menjadi Rp3.600 per unit.
Saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah MNCN yang harganya naik 6,06% atau Rp60 menjadi Rp1.050 per unit, ELSA yang harganya terangkat 3,21% atau Rp12 menjadi Rp386 per unit dan SSMS yang harganya meningkat 2,84% atau Rp35 menjadi Rp1.265 per unit. (Abraham Sihombing)