Rehat Tengah Hari, Indeks Harga Saham Gabungan Ditutup Turun ke 6.021

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 02 Agustus 2018 - 12:37 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 0,19% atau 12 poin ke posisi 6.021 pada akhir sesi pertama perdagangan Kamis (02/08/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan satu hari sebelumnya di level 6.033.

Pelemahan indeks pada rehat tengah hari ini disebabkan oleh penurunan harga 226 saham. Di samping itu, terdapat pula 153 saham naik, 125 saham stagnan dan 146 saham belum ditransaksikan. IHSG pada sesi pertama perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 6.015-6.055.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp4,06 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp3,41 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp654,02 miliar dan di Pasar Tunai sebesar Rp124,56 juta.

Total volume transaksi tercatat sebanyak 63,36 juta lot saham, hasil dari 247.626 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih senilai Rp171,01 miliar. Akan tetapi mereka masih mencatatkan volume penjualan saham bersih sebanyak 853.043 lot saham.

Lima dari sembilan indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor industri dasar mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 1,14% atau 9,34 poin ke posisi 807. Kemudian diikuti oleh indeks sektor pertambangan dan indeks sektor perdagangan yang masing-masing tergerus 1,04% dan 0,96%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah LPPF yang harganya turun 9,43% atau Rp750 menjadi Rp7.200 per unit, BSDE yang harganya tergerus 3,26% atau Rp45 menjadi Rp1.335 per unit dan INCO yang harganya susut 3,08% atau Rp140 menjadi Rp4.400 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah MNCN yang harganya naik 5,05% atau Rp50 menjadi Rp1.040 per unit, SSMS yang harganya terangkat 2,44% atau Rp30 menjadi Rp1.260 per unit dan BBRI yang harganya meningkat 1,57% atau Rp50 menjadi Rp3.240 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →