Multipolar Laksanakan Rights Issue Bernilai Rp503,24 Miliar

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 03 Juli 2018 - 07:16 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Multipolar Tbk (MLPL) akan menawarkan 4,57 miliar unit saham baru bernilai Rp110 per unit melalui mekanisme Penerbitan Umum Terbatas (PUT) VI dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue. Saham-saham baru tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Juli 2018.

Dalam keterbukaan informasi, Senin (02/07/2018), manajemen MLPL menyebutkan total dana yang bakal diraih dari aksi korporasi tersebut mencapai Rp503,24 miliar. Adapun total saham baru yang diterbitkan itu mencapai 31,25% dari modal ditempatkan dan disetor.

Sekiar 81,87% dari dana hasil rights issue ini akan digunakan perseroan untuk membiayai kepemilikan saham MLPL di PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang juga akan melakukan rights issue.

“Sebesar 13,13% dari dana rights issue itu akan dianggarkan sebagai penambahan penyertaan modal perseroan di MPPA dan sisanya untuk membiayai modal kerja perseroan,” ungkap manajemen MLPL.

Bersamaan dengan rencana rights issue tersebut, harga saham-saham MLPL dan MPPA mengalami kenaikan pada perdagangan Senin (02/07/2018). Harga MLPL naik Rp1 menjadi Rp101 per unit. Sepanjang tahun ini, harga MLPL telah turun 29,37%.

Sementara itu, MPPA berencana melaksanakan rights issue dengan target dana Rp806,69 miliar. Sekitar 93,7% dari dana hasil rights issue tersebut akan dialokasikan untuk membiayai modal kerja, antara lain untuk keperluan peremajaan persediaan.

Kebutuhan modal kerja MPPA saat ini diperkirakan mencapai Rp750 miliar. Akan tetapi jika hasil rights issue tidak dapat mencukupi kebutuhan modal kerja tersebut, maka manajemen perseroan akan mencari sumber pembiayaan dari perbankan.

Sementara itu, sisanya sekitar 6,3% dari total dana hasil rights issue tersebut akan digunakan untuk membayar sebagian pokok utang kepada Bank Of China Limited (BOC).

Dalam rights issue MPPA tersebut, MLPL bertindak sebagai pembeli siaga dengan total volume pembelian sebanyak 1,08 miliar unit saham dan Ciptadana Capital sebanyak 561,34 juta unit saham.

Setelah rights issue tersebut, maka kepemilikan saham Ciptadana di MPPA mencapai 7,46%. Sebelumnya Ciptadana tidak memiliki saham di operator toko serba ada Matahari tersebut. (Abraham Sihombing)