Rahmat Waluyanto Didapuk Sebagai Komisaris Utama KSEI

Oleh : wiyanto | Kamis, 28 Juni 2018 - 08:11 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2018 di Jakarta, dengan salah satu agenda yakni pengangkatan Dewan Komisaris periode 2018 - 2021 sehubungan berakhirnya masa jabatan Dewan Komisaris periode 2015 - 2018.

Rapat dipimpin oleh Wahyu Hidayat selaku Komisaris Utama Perseroan, dengan didampingi Heri Sunaryadi dan Heru Handayanto selaku Komisaris, serta Friderica Widyasari Dewi selaku Direktur Utama didampingi Syafruddin dan Supranoto Prajogo selaku Direktur. Rapat dibuka pada jam 14.15 WIB, Rabu (27/6/2018).

Pada RUPS Tahunan yang dihadiri oleh 5.760 (lima ribu tujuh ratus enam puluh) saham yang memiliki hak suara atau 96,97% dari total pemegang saham perseroan yang memiliki hak suara tersebut, secara aklamasi Pemegang Saham KSEI menyetujui pengangkatan Rahmat Waluyanto sebagai Komisaris Utama KSEI periode 2018 - 2021 menggantikan Wahyu Hidayat.

Sementara, jabatan Komisaris diduduki oleh Ito Warsito dan Dian Fithri Fadila, menggantikan Heri Sunaryadi dan Heru Handayanto. RUPS juga menyetujui Laporan Tahunan Perseroan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun 2017, Pengangkatan Wakil Pemegang Saham sebagai Anggota Komite Kerja Perseroan Periode 2018 - 2020 dan Anggota Komite Anggaran Perseroan Tahun Buku 2019, perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit buku Perseroaan untuk tahun buku 2018.

Selepas pelaksanaan RUPS Tahunan KSEI 2018, Rahmat Waluyanto selaku Komisaris Utama terpilih menyatakan, “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan RUPST yang menetapkan kami sebagai komisaris KSEI. Hal ini merupakan kehormatan bagi kami. Semoga dengan dukungan Pemegang Saham, kami dapat menjalankan mandat ini dengan baik”.

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →