Sutikno Khusumo Nakhoda Baru Temas Line

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 27 Juni 2018 - 07:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk  yang berlangsung di Kantor Temas Line Jakarta Utara, Selasa (26/6/2018), secara resmi mengumumkan regenerasi kepemimpinan Keluarga Khusumo di Temas Line,  ke generasi  kedua.

RUPS tersebut secara resmi mengangkat Sutikno Khusumo sebagai direktur utama perseroan  untuk periode 2018-2021, menggantikan posisi sang ayah, Harto Khusumo, yang mengemban tugas baru sebagai komisaris utama. Sutikno Khusumo akan bekerja sama dengan empat direksi lain yang juga disetujui oleh pemegang saham, yakni Teddy Arief Setiawan, Harry Haryanto, Faty Kushumo dan Ganny Zheng.

 “Pergantian direktur utama tidak terkait dengan kinerja atau isu lain. Tapi ini regenerasi kepemimpinan ke generasi kedua. Ayah saya kelahiran Ambon. Ayah saya sudah hampir 70 tahun,” ujarnya.

Sutikno bukanlah orang baru di Temas Line. Dia sudah menjabat berbagai posisi di Temas Line dan anak usaha, antara lain: Direktur Temas Line periode 2003-2005 dan 2009-2014. Sutikno juga menjabat Direktur Anemi Maritime Co. Ltd sejak 2009. Sutikno juga menjabat posisi komisaris di PT Escorindo Stevedoring sejak 2013, PT Perusahaan Bongkar Muat Olah Jasa Trisari Andal (2012-2014) dan PT Pelayaran Tirtamas Express.

Temas Line didirikan di Jakarta pada 17 September 1987. Perusahaan ini merupakan pionor pengiriman peti kemas pertama di Indonesia. Jaringan pelayaran Temas Line saat ini terbentang dari Aceh hingga Papua dengan jumlah pelabuhan yang disinggahi mencapai 41 pelabuhan. (Kormen).

 

 

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →