Sore ini, Indeks Harga Saham Gabungan Ditutup Turun ke 6.069

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 06 Juni 2018 - 18:00 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 0,31% atau 20 poin ke posisi 6.069 pada perdagangan Rabu (06/06/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di  level 6.088.

Pelemahan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini disebabkan oleh penurunan harga 179 saham, terutama saham-saham sektor agrikultur dan sektor industri dasar. Di samping itu, terdapat pula 203 saham yang mengalami kenaikan harga, 136 saham stagnan dan 115 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp11,44 triliun. Nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp6,74 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp4,69 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp37,94 juta.

Total volume transaksi tercatat sebanyak 160,58 juta lot saham, hasil dari 507.117 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih senilai Rp502,37 miliar, tetapi volume pembelian bersih mereka masih tercatat sebanyak 13,20 juta lot saham.

Sebanyak tujuh dari sembilan indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor agrikultur terpangkas 1,67% atau 25,91 poin ke posisi 1.528. Kemudian diikuti oleh indeks sektor industri dasar dan indeks konsumer yang masing-masing tergerus 1,41% dan 1,16%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah BMTR yang harganya turun 4,39% atau Rp25 menjadi Rp545 per unit, INDF yang harganya susut 3,13% atau Rp225 menjadi Rp6.975 per unit dan INTP yang harganya tergerus 3,12% atau Rp550 menjadi Rp17.100 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers hari ini adalah ANTM yang harganya naik 12,43% atau Rp110 menjadi Rp995 per unit, MNCN yang harganya terangkat 6,64% atau Rp75 menjadi Rp1.205 per unit dan INCO yang harganya meningkat 5,46% atau Rp220 menjadi Rp4.250 per unit. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →