AKR Corporindo Operasikan SPBU Satu Harga di Lampung Barat

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 11 Mei 2018 - 14:51 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mengoperasikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Satu Harga yang keempat di Way Tenong, Lampung Barat. Sebelumnya, AKRA telah mengoperasikan tiga SPBU Satu Harga di Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Ketapang, dimana ketiganya berlokasi di Provinsi Kalimantan Barat.

“Kami sedang menyelesaikan izin dan pembangunan empat SPBU Satu Harga di berbagai wilayah yang tergolong 3T, yakni tertinggal, terdepan dan terluar, untuk 2018. Satu SPBU berada di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung dan tiga SPBU di Provinsi Kalimantan Barat, yaitu Kabupaten Landak, Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi,” papar Bambang Soetiono Soedijanto, Direktur AKRA, di Jakarta, Jumat (11/05/2018).

AKRA adalah perusahaan swasta nasional yang terus berkomitmen untuk mendukung Program BBM Satu Harga yang dicanangkan pemerintah untuk mewujudkan energi yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Pengoperasian SPBU Satu Harga milik perseroan di Way Tenong ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk menikmati BBM dengan harga seperti yang ditetapkan pemerintah dan sama seperti harga BBM di berbagai pulau lainnya di seluruh Indonesia,” pungkas Bambang. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →