14% dari Laba Bersih 2017 Sarana Meditama Metropolitan Dijadikan Dividen Tunai

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 09 Mei 2018 - 17:37 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Manajemen PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2017 bernilai total Rp10,03 miliar (Rp1,7 per saham). Rencana tersebut telah disepakati oleh para pemegang saham perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, hari ini.

“Total dividen tunai yang dibagikan tersebut mencapai sekitar hampir 14% dari laba bersih konsolidasi perseroan pada 2017 yang bernilai Rp72 miliar,” ujar Hassan Themas, Direktur SAME, dalam acara paparan publik usai RUPST di Jakarta, Rabu (09/05/2018).

Hassan mengemukakan, laba bersih yang diraih perusahaan pengelola jaringan Rumah Sakit OMNI Hospitals tersebut pada 2017 menunjukkan lonjakan sebesar 387% jika dibandingkan dengan realisasi laba pada 2016 sebesar Rp14,8 miliar.

“Lonjakan laba bersih 2017 itu karena kami mengalami kenaikan jumlah pasien dan peningkatan kualitas berbagai tindakan medis yang kami berikan kepada para pasien tersebut,” tukas Hassan.

Hassan menjelaskan, perseroan pada 2017 meraih pendapatan Rp775,60 miliar, naik 22,1% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp635 miliar. Manajemen yakin, momentum pertumbuhan usaha tersebut akan terus menempatkan perseroan di sisi terdepan pada sektor usaha layanan kesehatan. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →