Hari ini, IHSG Berpotensi Lanjutkan Kenaikan pada Kisaran 6.258-6.314

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 17 April 2018 - 08:28 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bakal melanjutkan tren kenaikannya di kisaran 6.258-6.314 pada Selasa (17/04/2018) ini setelah kemarin naik 0,26% ke 6.286.

“Kenaikan yang muncul setelah terjadinya penurunan sehari sebelumnya berpeluang mendorong IHSG untuk melanjutkan tren positif pada sesi berikutnya. Meski begitu, ketahanan kenaikan ini harus diuji agar dapat terus menguat,” ujar Reza Priyambada, analis PT Binaartha Parama Sekuritas, di Jakarta, Selasa (17/04/2018).

Reza mengemukakan, IHSG kini bergerak mendekati kisaran resistensi 6.291-6.311. IHSG yang kini berada dalam kondisi jenuh jual berpotensi kembali menguat, selama kondisi itu tidak dimanfaatkan untuk melakukan aksi ambil untung besar-besaran.

“Karena itu, para pelaku pasar diminta untuk tetap waspada terhadap berbagai sentimen yang dapat menahan tren kenaikan IHSG,” tukas Reza.

Dengan adanya peluang kenaikan pada perdagangan hari ini, Reza merekomendasikan BELI terhadap saham-saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) dan PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR). (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →