Dukung Perkembangan Industri Oleh-Oleh, Unilever Hadirkan Incubator Camp Blue Band Master
INDUSTRY.co.id - Jakarta - Setelah sukses menyelenggarakan kompetisi Blue Band Master Oleh-Oleh sejak tahun 2016, dengan total peserta lebih dari 8.000 pelaku industri kuliner oleh-oleh, Unilever Food Solutions menyadari bahwa masih ada beragam kendala dalam mengembangkan bisnis oleh-oleh.
Kendala tersebut diantaranya kurangnya keunikan karakter oleh-oleh, desain kemasan yang kurang menarik, pemilihan bahan kemasan yang kurang tepat dan keterbatasan sumber informasi terkait kelengkapan legalitas izin usaha.
Hal ini sangat disayangkan, mengingat industri kuliner yang paling banyak menyumbangkan PBD di sektor non-migas, yaitu sebesar 34,95%.
Sektor kuliner pun diprediksi akan bertumbuh hingga dari 10% di tahun 2018 ini. Hal ini menandakan bahwa semakin ketatnya persaingan sektor kuliner.
Unilever Food Solutions melalui Blue Band Master mengadakan Incubator Camp untuk memperkaya wawasan para pemenang provinsi Blue Band Master Oleh-Oleh menghadapi persaingan industri yang semakin ketat.
Incubator Camp ini sendiri merupakan rangkaian workshop dan bussines pitching bagi para pemenang provinsi Blue Band Master Oleh-Oleh 2017, bekerja sama dengan berbagai instansi dan komunitas yang kompeten di bidangya masing-masing, diantaramgnya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), Akademi Gastronomi Indonesia (AGI), Indonesia Pastry Alliance (IPA), dan Kreavi melalui Project Tata Rupa.
Acara workshop ini sudah berlangsung mulai hari Senin (9/4) kemarin, hingga hari ini, 11 April 2018, berlokasi di The 101 Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Nantinya, setelah menjalani serangkaian workshop, para peserta Incubator Camp ditantang untuk mempresentasikan kinerja bisnis sekaligus merencanakan pengembangan dan inovasi bisnis oleh-oleh mereka.