2018, Indosat Alokasikan Rp6-7 Triliun untuk Kembangkan Kualitas Jaringan Seluler

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 10 April 2018 - 10:11 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Manajemen PT Indosat Tbk (ISAT) mengalokasikan dana anggaran antara Rp5,6-6,8 triliun untuk membiayai investasi pengembangan kualitas jaringan seluler pada tahun ini. Hal itu dilakukan sebagai langkah manajemen untuk kembali membenahi bisnis inti.

“Salah satu langkah yang dilakukan manajemen dalam pengembangan ini adalah melalui penambahan Base Tranceiver Station (BTS) di seluruh Indonesia,” ujar Deva Rachman, Group Head Corporate Communication ISAT, di Jakarta, baru-baru ini.

Deva mengemukakan, Indosat sepanjang 2017 lalu telah membangun 4.874 unit BTS di seluruh Indonesia. Karena itu, total BTS Indosat hingga akhir 2017 lalu mencapai 61.357 unit BTS dibandingkan per akhir 2016 sebanyak 56.483 unit BTS.untuk menunjang pertumbuhan penggunaan data yang sangat tinggi.

Kendati demikian, Deva tidak dapat mengungkapkan target pembangunan BTS perseroan pada tahun ini. “Akan tetapi, Indosat berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualita jaringan di Jawa dan luar Jawa,” pungkas Deva. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →