Kemenperin Minta IKM Dalam Negeri Mampu Bersaing di Pasar Global

Oleh : Ridwan | Sabtu, 07 April 2018 - 11:40 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id

Semarang, Untuk menghadapi pertarungan pasar yang semakin kompetitif saat ini, Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam negeri dituntut mampu bersaing di pasar lokal maupun global. 

Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen IKM Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Gati Wibawaningsih dalam kunjungan kerjanya di Sentra IKM Semarang, Jawa Tengah (6/4/2018).

“Salah satu strategi yang bisa dilakukan IKM adalah dengan membangun kemitraan dengan industri besar. Ini merupakan salah satu upaya efektif untuk membangun IKM nasional yang mandiri,” ujar Gati.

Gati berharap, para pelaku IKM nasional dapat memanfaatkan program-program pengembangan IKM tersebut. 

Selanjutnya, diperlukan langkah sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta keterlibatan pihak-pihak terkaitdan masyarakat untuk terus menumbuh kembangkan industri dalam negeri.

Seperti diketahui, pengembangan sektor IKM dalam negeri telah lama berperan penting dalam menopang perekonomian Indonesia. 

Berdasarkan catatan Kemenperin, jumlah unit usaha IKM di dalam negeri terus mengalami peningkatan setiap tahun. Misalnya, pada tahun 2013, sebanyak 3,43 juta IKM, naik menjadi 3,52 juta IKM pada tahun 2014. 

Kemudian, mampu mencapai 3,68 juta IKM di tahun 2015, dan bertambah lagi hingga 4,41 juta tahun 2016. Pada tahun 2017 jumlah IKM diperkirakan lebih dari 4,5 juta unit usaha.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →