Rehat Tengah Hari, Sektor Infrastruktur Angkat IHSG ke Posisi 6.180

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 05 April 2018 - 13:01 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup ke posisi 6.180 pada sesi pertama perdagangan Rabu (05/04/2018), menguat 0,39% atau 23 poin dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 6.157.

Penguatan indeks siang ini ditopang oleh kenaikan harga 230 saham. Di samping itu, terdapat pula 123 saham yang mengalami penurunan harga, 111 saham stagnan dan 152 saham tidak ditransaksikan sama sekali. IHSG pada sesi pertama perdagangan bergerak pada kisaran 6.177-6.211

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp2,71 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp2,35 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp357,77 miliar dan di Pasar Tunai sebesar Rp1,22 miliar.

Adapun total volume transaksinya tercatat sebanyak 42,92 juta lot, hasil dari 195.372 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih bernilai Rp124,15 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 891.810 lot.

Seluruh indeks sektoral BEI menguat. Indeks sektor infrastruktur mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 1,39% atau 14,71 poin ke posisi 1.075. Kemudian diikuti oleh indeks sektor pertambangan dan indeks industri dasar yang masing-masing menguat 1,38% dan 1,31%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers pada sesi pertama perdagangan hari ini adalah WSBP yang harganya naik 5,74% atau Rp24 menjadi Rp442 per unit, PTBA yang harganya meningkat 3,61% atau Rp110 menjadi Rp3.160 per unit dan ANTM yang harganya terangkat 3,22% atau Rp25 menjadi Rp800 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah BBNI yang harganya tergerus 1,21% atau Rp100 menjadi Rp8.175 per unit, SCMA yang harganya susut 1,12% atau Rp30 menjadi Rp2.650 per unit dan SSMS yang harganya turun 1,05% atau Rp15 menjadi Rp1.420 per unit. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →