Hari ini, IHSG Diprediksi Lanjutkan Kenaikan pada Rentang 6.081-6.288

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 03 April 2018 - 07:02 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal kembali naik pada perdagangan hari ini seiring dengan stabilnya kondisi fundamental ekonomi domestik. IHSG tampaknya bakal bergerak pada rentang 6.081-6.288.

“Konsolidasi IHSG saat ini berpotensi melanjutkan tren kenaikan. Kondisi fundamental ekonomi domestik masih stabil dan kuat sehingga dapat mendukung penguatan IHSG hari ini,” ujar William Suryawijaya, analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, di Jakarta, Selasa (03/04/2018).

William mengemukakan, arah pergerakan IHSG hari ini juga didukung oleh data inflasi Maret 2018 yang masih terkendali. Karena itu, IHSG berpotensi menguat di sepanjang perdagangan hari ini.

William menuturkan, potensi kenaikan lanjutan IHSG diharapkan dapat mendukung aksi beli pelaku pasar terhadap saham-saham pilihan mereka hari ini. William merekomendasikan BELI terhadap saham-saham PT Bank Jatim Tbk (BJTM) dan PT Astra Internasional Tbk (ASII).

“Saham-saham lain yang layak diakumulasi hari ini adalah PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan PT Wika Beton Tbk (WTON),” pungkas William. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →