Krakatau Steel Bakal Selesaikan Pembangunan Bendungan Cipasauran Bulan ini

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 02 April 2018 - 10:16 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) akan menyelesaikan proyek pembangunan Bendungan Cipasauran di Banten pada pertengahan April 2018. Hingga pertengahan Maret lalu, perseroan telah menyelesaikan pembangunan bendungan tersebut di jalur 2 dan rencananya pembangunan jalur 1 akan selesai pada pertengahan April mendatang.

“Jika pembangunan jalur 1 Bendungan Cipasauran ini selesai maka itu akan meningkatkan kapasitas PT Krakatau Tirta Industri sebesar 600 liter per detik,” ujar Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, Direktur Utama KRAS, di Jakarta, baru-baru ini.

Mas Wigrantoro mengemukakan, saat ini manajemen Perseroan sedang melakukan pengujuan terhadap berbagai instalasi peralatan yang terpasang (commissioning) di bendungan tersebut.

PT Krakatau Tirta Industri adalah perusahaan pengolahan air, terutama untuk memenuhi kebutuhan air industri. Dengan beroperasinya bendungan tersebut, maka kapasitas perusahaan pengolahan air tersebut dapat meningkat menjadi 600 liter per detik.

Saat ini, kapasitas pengolahan air PT Krakatau Tirta Industri baru sebesar 200 liter per detik. Adapun air yang diolah perusahaan tersebut berasal dari daerah aliran sungai (DAS) Cidanau Banten.

Mas Wigrantoro juga menuturkan, disamping Bendungan Cipasauran, manajemen KRAS juga sedang melaksanakan proyek pembangunan Blast Furnace Complex (Tungku Pembakaran). Tungku Pembakaran itu diharapkan dapat dioperasikan pada semester kedua tahun ini.

“Proyek pembangunan Blast Furnace Complex tersebut harus diupayakan untuk segera beroperasi karena proyek tersebut dapat meningkatkan efisiensi di sektor produksi baja hingga US$58 per ton,” pungkas Mas Wigrantoro. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →