CEO Blanja.com Pastikan Telkom Craft Jadi Ajang Produk Lokal Unjuk Gigi

Oleh : Ridwan | Kamis, 22 Maret 2018 - 15:55 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Jakarta, CEO Blanja.com, Aulia Ersyah Marinto memastikan semua produk UMKM yang ikut berpartisipasi dalam ajang Telkom Craft adalah produk lokal.

"Ada hampir sekitar 400 UMKM yang ikut dalam ajang Telkom Craft kali ini, dan saya pastikan semuanya merupakan produk lokal, bukan pedangan ataupun pebisnis lokal," ujar Aulia saat ditemui seusai pembukaan Telkom Craft di Jakarta Convention Center, Kamis (22/3/2018).

Ia menambahkan, yang ditekankan dalam ajang Telkom Craft kali ini adalah produk lokal. "Secara fisik meraka hadir di Telkom Craft, secara online dari 400 UMKM ada di Blanja.com," terangnya.

Namun, lanjutnya, bukan berarti tugas kita dalam meningkatkan produktivitas UMKM selesai sampai disini.

"PR selanjutnya adalah bagaimana membuat mereka (UMKM) lebih paham dengan dunia online, sehingga mereka semakin terinspirasi mengembangkan bisnisnya," terangnya.

Menurut Aulia, tantangan terbesar untuk menjakan UMKM masuk ke dalam market place adalah mindset atau kebiasaan UMKM itu sendiri.

"Kebanyakan UMKM selalu bilang belum tahu dan ribet urusnya, karena mereka telah terbiasa dengan sistem tradisional. Itulah tantangan terbesarnya," kata Aulia.

"Memang kalau dilihat UMKM ini basic, tetapi tantangannya sangat besar," tuturnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →