Tiga Langkah BKPM Wujudkan Realisasi Investasi Rp765 Triliun
INDUSTRY.co.id - Jakarta, Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) berupaya mendorong percepatan penananam modal. Ada tiga langkah utama yang akan dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut.
Langkah utama yang akan dilakukan BPKM terdiri dari Implementasi Kemudahan investasi Langsung Konstruksi (KLIK), hal ini dilakukan demi memuluskan dalam Percepatan Pelaksanaan Berusaha di Kawasan Industri Tahun 2018.
Selain itu, lanjutnya , ada pula Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal (KP3MN) 2018 dan Regional Investment Forum (RIF).
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan, tiga kegiatan tadi akan diintegrasikan dengan tujuan agar mencapai target realisasi investasi 2018 sebesar Rp 765 triliun.
Kemudian dapat mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi, sekaligus perluasan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekspor nasional.
KP3MN bertujuan mengkonsolidasikan seluruh aparatur penanaman modal baik di pusat maupun di daerah, ujarnya beberapa waktu lalu.
Kemudian, KLIK dimaksudkan untuk memperluas kemudahan dan layanan investasi yang dilakukan oleh BKPM, serta RIF bertujuan untuk mengkomunikasikan berbagai kemajuan dan peluang investasi langsung kepada investor.
Sementara, Kegiatan KP3MN merupakan kegiatan tahunan untuk mengkonsolidasikan seluruh program dan kegiatan pemerintah pusat dan daerah dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan, promosi nonperizinan, pengendalian pelaksanaan realisasi investasi melalui dan pelayanan perizinan pemantauan dan fasilitasi permasalahan yang dihadapi penanam modal di lapangan.
Tema untuk acara KP3MN tahun ini adalah Konektivitas Ekonomi dimaksudkan untuk mendorong agar investasi dapat meraih peluang dari globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang cepat berubah.
Investasi harus mampu mendukung percepatan pembangunan ekonomi yang inklusif, terintegrasi, melengkapi rantai pasok (supply chain) dan efisiensi bagi peningkatan daya saing nasional," jelasnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan lklim Penanaman Modal Farah Ratnadewi Indriani menyampaikan, bahwa pemilihan tema Konektivitas Ekonomi dilakukan dengan tujuan bahwa hal tersebut dapat menjadi pendorong perubahan paradigma aparatur pemerintah baik di pusat maupun daerah.
Harus ada kesamaan untuk dapat mengantisipasi perubahan yang dibutuhkan pelaku usaha memangkas perizinan yang tidak perlu, menghapus ekonomi biaya tinggi dan melakukan percepatan integrasi pelayanan perizinan berusaha dari manual ekonomi biaya tinggi dan melakukan percepatan, imbuhnya.
Adapun tiga kegiatan tersebut dilakukan pada tanggal 12 hingga 14 Maret 2018 di Yogyakarta. Presiden RI Joko Widodo memberikan arahan pada kegiatan KP3MN yang dihadiri oleh 850 pemangku kepentingan tersebut.
Selain Presiden, hadir sebagai pembicara dalam forum tersebut adalah Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityazwara, serta Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Ricky Joseph Pesik.