Lewat Infratsructure Gathering, Kadin Akselerasi Kerja Sama BUMN Karya dan Swasta

Oleh : Ridwan | Rabu, 14 Maret 2018 - 13:57 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Pengembangan infrastruktur menjadi salah satu pilar ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, infrastruktur sangat penting untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Konstruksi dan Infrastruktur, Erwin Aksa dalam acara "Kadin Infrastructure Gathering Series" di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

"Infrastruktur yang terus digenjot pemerintah guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat," ujar Erwin.

Dalam acara Gathering tersebut, Kadin ingin mengajak diskusi terkait bagaimana melakukan akselerasi persecapatan infrastruktur yang sedang berlangsung.

Selain itu, tambahnya, Kadin juga ingin mendengar kendala-kendala yang terjadi selama ini. Tentunya, Kadin juga ingin berdiskusi tentang bagaimana peran dari pada swasta untuk bisa bermitra dengan BUMN karya.

"Selama ini proyek yang paling menjanjikan adalah dari pemerintah, dan itu dikuasai oleh BUMN Karya," terang Erwin.

Lebih lanjut, ia menutirkan, saat ini proyek swasta sedang lesu dikarenakan harga pasar turun, volume dan tantangan serta impor maupun persaingan dari duniabluar termasuk tantangan digital ekononi yang menjadi sebuah akselerasi dunia.

"Kami (Kadin) ingin mengajak para pengusaha konstruksi untuk memanfaatkan digital ekonomi, jangan larut dalam bisnis tradisional," kata Erwin.

Menurut Erwin, kalau bicara infrastruktur di Indonesia sangat bermacam-macam sektor yaitu listrik, perhubungan, migas, jalan dan sebagainya. "Disitulah sektor-sektor yang sedang bergelut saat ini dan potensinya sangat besar," ucapnya.

Namun, lanjut Erwin, masih banyak sektor yang masih belum mampu dikelola secara matang oleh BUMN Karya. "Di sektor perhubungan, BUMN masih belum matang, dan ini menjadi peluang bagi swasta," imbuhnya.

Erwin berharap melalui diskusi ini dapat menentukan arah daripada kerja sama kedepanya antara BUMN Karya dan swasta. "Itulah yang sebenarnya ingin kita diskusikan, mudah-mudahan hasil diskusi ini bisa bermanfaat," pungkas Erwin.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →