Miliki Potensi Capai US$1,3 Triliun, Menko Luhut Ajak Para Pengusaha Kembangkan Potensi Sektor Maritim

Oleh : Ridwan | Jumat, 09 Maret 2018 - 11:57 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mendorong para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk mengembangkan potensi di sektor kemaritiman.

Menurut Luhut, saat ini dunia usaha masih berfokus pada komoditas tertentu, contohnya kelapa sawit. Padahal, kata Luhut, sektor kemaritiman juga memiliki potensi yang cukup besar bila dikembangkan.

"Teman-teman (pengusaha) kelapa sawit itu 30%. Kalau mau aman maka harus dikembangkan lagi yang lain," kata Luhut dalam sambutannya di acara JFSS ke-4 di Jakarta Convention Center, Jumat (9/3/2018)

Dikatakan Luhut, sektor kemaritiman memiliki potensi dengan nilai mencapai US$ 1,3 triliun. Oleh sebab itu ia mengajak para pengusaha dalam mengembangkan sektor tersebut.

"Potensi kemaritiman kuenya banyak sekali, padahal data di sini US$ 1,3 triliun potensi kelautan. Kita tidak pernah ekspor dengan bagus, ikan tangkap dan aquaculture begitu besar tapi belum maksimal," katanya.

Luhut juga mengatakan, potensi yang besar di sektor kemaritiman itu bisa kembangkan lagi bila ditambah infrastrukturnya. Contohnya, kata Luhut, di Maluku Utara telah ada lahan yang bisa dikembangkan menjadi lapangan terbang.

"Saya keliling Indonesia, lihat potensi itu ada. Maluku Utara kalau ada lapangan terbang itu bisa kita gunakan bawa tuna fresh ke Jepang. Cost ini bisa naik empat kali," tuturnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →