Waskita Karya Realty Terbitkan Tiga Seri Surat Utang Jangka Menengah Tahap Pertama

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 01 Maret 2018 - 11:35 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Waskita Karya Realty, anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT), menerbitkan surat utang jangka menengah (Medium Term Notes/MTN) 2018 bernilai total Rp300 miliar.

“Untuk tahap pertama, manajemen akan menerbitkan surat utang jangka menengah tersebut sebesar Rp150 miliar dan berjangka waktu tiga tahun,” ujar Tukijo, Direktur Utama PT Waskita Karya Realty, di Jakarta, Rabu (28/02/2018).

Tukijo menjelaskan, untuk tahap pertama, manajemen perseroan menerbitkan MTN tersebut yang terdiri dari tiga seri, yakni Seri A, Seri B dan Seri C dan masing-masing bernilai Rp50 miliar.

“Perjanjian aksi korporasi ini ditandatangani oleh PT Waskita Karya Realty dan PT Asta Kapital Asia sebagai arranger (agen penempatan) di Jakarta pada 21 Februari 2018,” tukas Tukijo.

Lebih lanjut Tukijo mengemukakan, bunga MTN ini akan dilakukan setiap tiga bulan sekali dan pelunasan pokok MTN tersebut akan dilakukan pada 23 Februari 2021.

“Dana hasil penerbitan MTN ini akan digunakan untuk memperkuat kemampuan pembiayaan perseroan. Ini adalah salah satu aksi korporasi untuk memperkuat permodalan perseroan. Karena itu, seluruh dana yang diperoleh akan digunakan untuk investasi dalam bentuk landbank dan pengembangan bisnis perseroan,” imbuh Tukijo. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →