Pertemuan World Bank-IMF di Bali Buahkan Pendapatan US$100 Juta

Oleh : Wiyanto | Senin, 26 Februari 2018 - 16:24 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Bank Indonesia menjadi panitia penyelenggaraan High Level Conference Annual Meetings 2018 yang digagas World Bank dan IMF pada 8 Oktober - 14 Oktober 2018. Dampak bagi perekonomian di Bali dapat mencapai ratusan juta dolar.

Kepala Unit Kerja Pertemuan Tahunan IMF- World Bank 2018,  Peter Jacobs mengatakan dampak tersebut sifatnya minimal efek dari gelaran selama seminggu di Bali mendatang.

"Ada hitungan sederhana, makan minum travel, kita sampai pada angka minim 100 juta us dolar. Belum dampak multiplayer hanya event belum itung jika ada  transaksi dan  investasi," katanya di Jakarta, Senin (26/2/2018).

Peter Jacobs mengatakan, pada pertemuan selama seminggu tersebut akan membicarakan empat agenda besar yang dibahas.

"Di sana akan membicarakan digital economi, ekonomi dan financial syariah dan tourism," ujar dia di Jakarta, Senin (26/2/2018).

Untuk keamanan dari isu Gunung Agung, kata dia, pihaknya telah mempersiapkan plan yang memungkinkan peserta dapat dievakuasi dengan selamat.

"Kalau Gunung Agung meletus, Bandara enggak bisa dipakai, tapi kita pakai cara lain agar bagaimana bisa evakuasi," katanya.

 

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →