Pemegang Saham Setujui Sandy Permadi Jadi Direktur Keuangan Blue Bird

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 23 Februari 2018 - 10:41 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pemegang saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat (23/02/2018) menyetujui pengangkatan Sandy Permadi menjadi Direktur Keuangan perseroan yang baru menggantikan Fransetya Hutabarat.

Sandy Permadi adalah profesional berpengalaman luas di bidang keuangan, yaitu akuntansi, audit, manajemen keuangan dan corporate actions. Perjalanan karir yang panjang telah membawa Sandy berkecimpung di berbagai industri mulai dari otomotif, periklanan hingga e-commerce.

“Pengalaman terakhir Sandy sebagai direktur keuangan di salah satu perusahaan e-commerce menunjukkan keahlian Sandy di bidang digital finance maupun dalam retail online dan logistik,” ujar Purnomo Prawiro, Direktur Utama BIRD, dalam konferensi pers usai RUPSLB.

Purnomo mengemukakan, pengalaman Sandy yang luas di bidang digital finance akan membawa nilai strategis bagi Blue Bird sejalan dengan pengembangan yang dilaksanakan ke depan.

“Manajemen sepenuhnya menyadari potensi dan kontribusi yang dapat diberikan Sandy dalam membantu perseroan mencapai target dan pada saat yang bersamaan memberikan layanan terbaik kepada para konsumen setia Blue Bird,” imbuh Purnomo.

Sementara itu, Sandy menuturkan, Blue Bird merupakan perusahaan yang memiliki komitmen jangka panjang dalam menerapkan excellencei di bidang operasional dan layanan.

“Didukung dengan usaha untuk terus berinovasi seiring dengan perkembangan serta tuntutan pasar dan konsumen, Blue Bird akan terus menjadi market leader dan pilihan utama di mata konsumen,” pungkas Sandy. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →