XL Axiata Bangun Jaringan Kabel Serat Optik Sepanjang 45.000 Km pada 2018

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 14 Februari 2018 - 11:26 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Makassar – PT XL Axiata Tbk (EXCL), operator telekomunikasi seluler XL, membangun jaringan kabel serat optik sepanjang 45.000 kilometer (km) pada tahun ini untuk memperkuat koneksivitas jaringan data dan memaksimalkan layanan telepon seluler di Indonesia.

“Pembangunan jaringan kabel serat optik itu diharapkan berjalan lancar agar dapat segera dinikmati para pelanggan XL di Indonesia. Kami telah melaksanakan proyek tersebut di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi,” ujar Moses Haryanto Baottong, General Manager Finance and Management Services XL Axiata Region North, di Makassar, Rabu (14/02/2018).

disamping pembangunan jaringan kabel optik, menurut Moses, perseroan juga terus terfokus pada pembangunan tower BTS di berbagai daerah di Indonesia, khususnya wilayah kerja XL Axiata Region North. Saat ini, peseroan telah membangun sekitar 101.000 tower untuk menyediakan jaringan terbaik.

Moses menuturkan, pengembangan dan perluasan jangkauan jaringan terus dilakukan. Itu dibuktikan ketika perusahaan memutusan untuk menyiapkan anggaran yang mencapai Rp7 triliun untuk meningkatkan kualitas jaringan secara maksimal.

“Sekitar 55% dari total anggaran tersebut akan difokuskan untuk membiayai pembangunan jaringan kabel serat optik di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Komitmen perluasan jaringan fiber optik tersebut adalah untuk menjangkau hingga 93% populasi di wilayah tugas tersebut,” papar Moses.

Moses juga mengungkapkan, untuk wilayah yang belum dapat tercover fiber optik, perseroan telah melakukan antisipasi melalui proyek Universal Service Obligation (USO) yang telah dibangun di sejumlah daerah di Indonesia.

“Salah satu wilayah yang dibangun USO adalah Tanjung Tabalong yang merupakan Kabupaten paling utara di Kalimantan Selatan dan Pulau Mengare,” pungkas Moses. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →