Tahun Ini, Pemerintah Targetkan Uni Eropa Cabut Larangan Terbang bagi Indonesia

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 07 Februari 2018 - 17:50 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso menargetkan larangan terbang maskapai penerbangan Indonesia oleh Uni Eropa akan berakhir pada pertengahan tahun 2018. Mengingat, tahun ini sudah genap 10 tahun pasca larangan terbang tersebut.

"Target kami pertengahan tahun ini, rencananya bulan maret atau bulan depan Uni Eropa visiting di Indonesia. Karena yang merilis (larangan/banned) harus semua lebih dari 20 negara, maka mereka bergabung membuat tim untuk membuat assessment. Uni Eropa harus membuat assessment di beberapa tempat yang seharusnya tidak beda jauh dengan ICAO," jelas Agus melalui keterangan tertulisnya, Rabu(7/2/2018).

Menurutnya, penerbangan tanah air saat ini telah memenuhi ketentuan yang dipermasalahkan Uni Eropa 10 tahun lalu, salah satunya terkait kategori keselamatan penerbangan. Sehingga dia meyakini bahwa larangan tersebut bisa dicabut setelah adanya perbaikan tersebut.

"Kami punya keyakinan untuk itu karena alasan-alasan semua yang protokol question yang diserahkan ke kita dari ICAO model itu kita sudah hampir semuanya kita penuhi," imbuhnya.

Dia berharap larangan terbang ini nantinya dapat berlaku bagi semua maskapai di Indonesia, mengingat larangan terbang ini pastinya menimbulkan kerugian yang tidak sedikit bagi Indonesia.

"Dengan adanya berbagai indikator itu, kami berharap agar pencabutan larangan terbang bagi maskapai Indonesia bisa berlaku secara nasional, tidak hanya kepada beberapa maskapai saja," tandasnya

Ahmad Fadli Lihat semua artikel →