Rehat Tengah Hari, Indeks Harga Saham Gabungan Susut ke Posisi 6.615

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 24 Januari 2018 - 12:43 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 0,3% atau 21 poin ke posisi 6.615 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (24/01/2018) ini dibandingkan dengan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di level 6.635.

Sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.588-6.641. Sebanyak 178 saham menguat, 152 saham turun, 122 saham stagnan dan 161 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total nilai transaksi di seluruh segmen pasar BEI tercatat sebeasr Rp6,1 triliun. Total nilai transaksi di Pasar Reguler mencapai Rp4,79 triliun, di Pasar Negosiasi sebesar Rp1,31 triliun dan di Pasar Tunai senilai Rp420,73 juta.

Total volume perdagangan mencapai sebanyak 78,51 miliar lot saham, hasil dari 264.658 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih (net selling) bernilai Rp146,78 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 59.800 lot saham.

Sebanyak lima dari sembilan indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor konsumer mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 1,38% atau 41,87 poin ke posisi 2.988. Kemudian disusul oleh indeks sektor infrastruktur dan indeks sektor keuangan yang masing-masing terpangkas 1,1% dan 0,26%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers di sesi pertama perdagangan hari ini adalah HMSP yang harganya tergerus 3,18% atau Rp175 menjadi Rp5.325 per unit, TLKM yang harganya susut 2,2% atau Rp90 menjadi Rp4.000 per unit dan BBRI yang harganya turun 2,04% atau Rp80 menjadi Rp3.840 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah PTPP yang harganya naik 9,18% atau Rp270 menjadi Rp3.210 per unit, WIKA yang harganya terangkat 7,11% atau Rp140 menjadi Rp2.110 per unit dan ADHI yang harganya meningkat 6,6% atau Rp140 menjadi Rp2.260 per unit. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →