Pagi ini, IHSG Dibuka Naik ke Posisi 6.495

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 22 Januari 2018 - 10:16 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka naik 0,08% atau 5 poin ke posisi 6.495 pada perdagangan Senin (22/01/2018) dibandingkan posisi pada akhir pekan lalu di level 6.490.

Hingga pukul 09.45 waktu JATS, IHSG terpantau di posisi 6.508, meningkat 0,27% atau 17 poin dibandingkan posisi pada akhir pekan lalu. Sebanyak 182 saham mengalami kenaikan harga, 100 saham mengalami penurunan harga, 116 saham stagnan dan 213 saham belum ditransaksikan.

Total nilai transaksi di seluruh segmen pasar BEI tercatat sebesar Rp1,67 triliun. Itu terdiri dari total nilai transaksi di Pasar Reguler senilai Rp1,43 triliun, Pasar Negosiasi sebesar Rp239,57 miliar dan Pasar Tunai sebesar Rp4,52 juta.

Volume perdagangan tercatat sebanyak 22,88 juta lot saham yang merupakan hasil dari 91.983 kali transaksi. Investor asing mencatat pembelian saham bersih (net buying) senilai Rp5,26 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 5.729 lot saham.

Sebanyak enam dari sembilan indeks sektoral BEI menghijau. Indeks sektor pertambangan mengalami kenaikan terbesar, yaitu sebesar 2,12% atau 40,6 poin ke posisi 1.888. Kemudian diikuti oleh indeks sektor agrikultural dan indeks sektor keuangan yang masing-masing meningkat 0,31% dan 0,21%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers pagi ini adalah ADRO yang harganya naik 5,96% atau Rp130 menjadi Rp2.310 per unit, PGAS yang harganya terangkat 2,13% atau Rp50 menjadi Rp2.400 per unit dan BUMI yang harganya meningkat 2,08% atau Rp6 menjadi Rp295 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah ADHI yang harganya susut 3,72% atau Rp80 menjadi Rp2.070 per unit, WSKT yang harganya tergerus 2,28% atau Rp60 menjadi Rp2.570 per unit dan PTPP yang harganya turun 1,69% atau Rp50 menjadi Rp2.910 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →