Pemegang Saham Nippon Indosari Setujui Penggantian Pengurus Perseroan

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 17 Januari 2018 - 22:27 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, hari ini, telah menyetujui pengangkatan Arlina Sofia sebagai Direktur PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI).

“Pengangkatan Arlina Sofia tersebut bertujuan untuk menggantikan posisi Ryoji Ippuri,” ujar Stephen Orlando, Corporate Communication ROTI, kepada wartawan usai RUPSLB di Jakarta, Rabu (17/01/2018).

Stephen mengemukakan, alumnus Sarjana Ekonomi dari Universitas Darma Agung, Medan, Sumatera Utara tersebut mulai bekerja di Nippon Indosari sejak 1996 dan pernah menjabat beberapa posisi penting.

“Ibu Arlina itu pernah menjabat sebagai Vice President Supplyy Chain Management (SCM). Kemudian sebagai Vice President Human Resources General Affair (HRGA). Disamping itu, beliau juga pernah menjabat sebagai Corporate Secretary dan Senior General Manager Finance & Accounting,” papar Stephen.

Disamping itu,, demikian Stephen, para pemegang saham juga sepakat untuk mengangkat Jaka Prasetya sebagai komisaris perseroan menggantikan Tan Hang Huat.

Banyak yang berspekulasi, kehadiran Jaka di Dewan Komisaris perseroan bertujuan untuk memperkokoh peran perusahaan investasi, yakni KKR Singapura, di Nippon Indosari. Pasalnya, perusahaan investsi Singapura tersebut pada Oktober 2017 telah mengakuisisi 12,64% kepemilikan saham di Nippon Indosari. (Abraham Sihombing)

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →