Hari ini, IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 6.350-6.450 Poin

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 16 Januari 2018 - 09:52 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal mengalami pergerakan yang sideway di kisaran 6.350-6.450 poin pada perdagangan hari ini.

Kendati terjadi insiden yang memilukan akibat robohnya beton selasar Gedung BEI pada Senin (15/01/2018) siang kemarin, IHSG masih mampu bergerak positif dan ditutup naik 12 poin atau 0,19% ke posisi 6.382 poin dibandingkan posisi pada perdagangan satu hari sebelumnya di level 6.370 poin.

“Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini tampaknya bakal melambat. Akan tetapi pergerakan sideways seperti ini biasanya mendorong kenaikan harga saham-saham lapis kedua dalam jangka pendek,” tutur Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia di Jakarta, Selasa (16/01/2018).

Karena itu, demikian Yuganur, adanya potensi pergerakan mendatar IHSG pada perdagangan hari ini dapat dimanfaatkan para pelaku pasar untuk mengakumulasi saham-saham lapis kedua pilihan.

Sementara itu, Yuganur merekomendasikan BELI terhadap saham-saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dan PT Elnusa Tbk (ELSA).

Yuganur menjelaskan, AISA dan PWON masing-masing ditargetkan dapat mencapai kisaran harga sebesar Rp500-520 dan Rp715-725 per unit. Karena itu, AISA boleh dikoleksi di rentang harga Rp470-450 per unit dan PWON di kisaran Rp675-655 per unit.

Sementara itu, menurut Yuganur, LSIP dan ELSA masing-masing berpeluang mencapai kisaran harga Rp1.410-1.510 dan Rp455-475 per unit. Potensi kenaikan harga tersebut mengakibatkan LSIP layak diakumulasi pada kisaran harga Rp1.295-1.225 per unit dan ELSA di rentang Rp425-415 per unit. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →