Pemegang Saham Tunjuk Eko Rachmansyah Gindo Jadi Presdir BBKP

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 10 Januari 2018 - 20:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Para pemegang saham PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di Kantor Bank Bukopin, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (10/01/18) ini, menerima pengunduran diri Glen Glenardi dari posisinya sebagai Presiden Direktur Bank Bukopin.

Dalam RUPSLB tersebut juga, para pemegang saham tersebut juga menyetujui pengangkatan Eko Rachmansyah Gindo sebagai Presiden Direktur Bank Bukopin, sekaligus menggantikan Glen Glenardi.

Dalam sambutannya, Eko Rachmansyah Gindo mengungkapkan bahwa dirinya siap untuk membawa BBKP menghadapi tantangan bisnis tahun ini. Setelah melalui masa-masa sulit pada tahun lalu, manajemen BBKP optimistis dapat memperbaiki kinerja tahun ini.

“Memang pertumbuhan Bukopin tahun lalu tidak terlalu besar, yaitu 5%. Karena itu, kami akan terfokus untuk terus memperbaiki kualitas aset dan sumber dana pada tahun ini,” ujar Eko, di Kantor Bank Bukopin, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (10/01/2018).

Eko menuturkan, karena tidak adanya pemegang saham mayoritas di Bank Bukopin saat ini, maka perseroan perlu mendiversifikasi target pertumbuhan karena industri perbankan adalah industri yang cukup intensif terhadap modal, terutama untuk pertumbuhan usaha.

“Kami akan membenahi kualitas kredit sehingga Bank Bukopin ke depan tidak perlu selalu melakukan penambahan modal guna mendukung pertumbuhan aset. Saya rasa, ini langkah penting yang harus dilakukan,” papar Eko.

Disamping itu, demikian Eko, Bank Bukopin juga harus lebih banyak terfokus pada bisnis layanan keuangan. Langkah itu untuk meningkatkan fee-based income dan juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kredit, sehingga dapat menopang kinerja Bank Bukopin ke depan. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →