AKR Corporindo Sediakan Listrik 23 MW di JIIPE

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 08 Januari 2018 - 11:56 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) telah menyediakan tenaga listrik sebesar 23 megawatt (MW) di Kawasan Industri dan Pelabuhan Jawa Terpadu (Java Integrated Industrial and Ports Estate/JIIPE) bagi sembilan penyewa (tenant) asing dan lokal.

JIIPE adalah kawasan industri terpadu yang dikembangkan perseroan di Manyar, Gresik, Jawa Timur. Pengembangan kawasan industri ini sangat diperhatikan karena perseroan telah memperoleh sembilan penyewa asing dan lokal tersebut.

“Disamping itu, perseroan juga membangun fasilitas air bersih, instalasi gas, akses transportasi darat dan laut agar perseroan dapat segera meraih pendapatan dari operasional kawasan industri tersebut,” ujar Suresh Vembu, Direktur AKRA, baru-baru ini.

Suresh menjelaskan, total luas lahan JIIPE yang dikembangkan AKRA mencapai hampir 3.000 hektar. Sekitar 1.800 hektar dari lahan tersebut dikembangkan untuk kawasan industri, sekitar 400 hektar untuk pelabuhan, dan sisanya bakal dikembangkan untuk hunian.

“Pengembangan JIIPE tahap pertama membutuhkan investasi antara Rp7-8 triliun, terutama untuk mengembangkan kawasan industri dan pelabuhan. Hingga kini, total investasi yang dikeluarkan AKRA sudah Rp4 triliun,” papar Suresh.

Suresh menuturkan, perseroan pada tahun ini berencana mengalokasikan investasi antara Rp1,5 hingga 2 triliun untuk membiayai pengembangan di kawasan industri terpadu tersebut.

Rencananya, demikian Suresh, AKRA akan membuat jembatan sepanjang 250 meter yang menghubungkan kawasan industri tersebut dengan pelabuhan. Disamping itu, AKRA juga akan membangun dermaga jetty sepanjang 250 meter serta reklamasi kawasan seluas 85 hektar. Ini adalah proyek kerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III).

Kendati demikian, Suresh masih enggan merinci besarnya pendapatan yang diperoleh dari bisnis kawasan industri terpadu ini kendati manajemen AKRA optimistis bahwa bakal semakin banyak perusahaan yang akan menggunakan kawasan industri tersebut kedepan. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →