Akhir Pekan IHSG Diperkirakan Mixed
INDUSTRY.co.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak cenderung mixed diakhir pekan dengan range pergerakan 6220-6335.
Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas menyodorkan saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya BBNI, BMRI, HRUM, LPKR, MNCN, WIKA, SMSM, ADHI.
"Secara teknikal IHSG tertahan pada support Fibonacci 38.2% dilevel 6250 dari trend penguatan sejak bulan Desember tahun lalu," kata dia di Jakarta, Jumat (5/1/2018).
Ia menjelaskan indikasi tertahan pada support dan kembali menguji MA5 (6310) yang menjadi resistance terdekat meskipun demikian Indikator stochastic bergerak bearish cukup kuat dari level overbought dengan momentum RSI yang tertekan memberi dorongan negatif.
IHSG (+0.65%) kemarin, ditutup menguat 40.84 poin dilevel 6292.32 dengan sektor pertambangan (+1.64%) dan Aneka Industri (+1.525) memimpin penguatan. Saham PTRO, HRUM, ADRO dan ASII menjadi pendorong.
Optimisme investor terhadai prospek kinerja sektor manufaktur di Tiongkok dan harga komoditas tambang yang menguat seiring penguatan harga minyak menjadi faktor utama penguatan pada sektor pertambangan. Investor asing pun mulai tercatat aktif net buy 264.21 Miliar rupiah dengan saham BMRI, BBCA dan SMGR yang menjadi teramai dibeli investor asing.
Bursa saham di Eropa dibuka menguat diawali Indeks Eurostoxx (+0.93%), FTSE (+0.20%) dan DAX (+0.82%) yang dibuka optimis dalam dua minggu terakhir. Tanda-tanda ekspansi ekonomi global menjadi pendorong optimisme investor selain harga komoditas yang bergairah diawal tahun ini.
Data indeks kinerja sektor jasa di zona Eropa rilis optimis naik 56.6 dari 56.5 diperiode sebelumnya. Data selanjutnya diakhri pekan yang akan menjadi sentimen diantaranya Tingkat Inflasi dan Indeks harga produksi di zona Eropa serta tingkat penganguran dan neraca perdagangan di AS.