Hari ini, IHSG Diprediksi Bakal Bergerak di Kisaran 6.023-6.212

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 20 Desember 2017 - 09:03 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bakal bergerak di kisaran 6.023-6.212 pada perdagangan hari ini. Kendati dibayangi koreksi minor pasca mencapai rekor baru di posisi 6.167, IHSG tampaknya bakal melanjutkan tren kenaikan di perdagangan hari ini.

“Pergerakan IHSG saat ini berada dalam rentang konsolidasi yang wajar. Momentum penurunan indeks dapat dimanfaatkan untuk mengakumulasi saham-saham pilihan,” ujar William Suryawijaya, analis PT Indosurya Sekuritas, di Jakarta, Rabu (20/12/2017).

Bahkan untuk jangka panjang, demikian William, pola pergerakan IHSG masih terlihat cenderung menguat karena masih memiliki potensi yang cukup besar untuk melanjutkan kenaikan.

William menuturkan, ketika IHSG mencapai titik tertinggi sepanjang masa, itu karena adanya aliran modal yang masuk ke BEI. Disamping itu, fundamental perekonomian domestik yang cukup stabil, karena pemerintah cukup siap mengantisipasi gejolah ekonomi, juga menjadi faktor penunjang penguatan IHSG belakangan ini.

Kendati diwarnai koreksi minor, demikian William, IHSG masih berpotensi mengalami kenaikan lanjutan. Karena itu, William meminta para pelaku pasar untuk mencermati saham-saham pilihan tertentu,

Adapun saham-saham yang dimaksud William adalah saham-saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dan PT PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

“Disamping itu, jangan lupa pula untuk mencermati saham-saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan saham PT Telkomunikasi Indonesia Tbk (TLKM),” pungkas William. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →