Perdagangan Perdana di BEI, Harga CAMP Naik 12%

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 19 Desember 2017 - 11:54 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Harga saham PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP), produsen es krim bermerek Campina, pada perdagangan perdananya hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), langsung naik 12% atau Rp40 menjadi Rp370 per unit.

Total volume perdagangan sebanyak 4.190 lot dengan total transaksi Rp148 juta. Setelah memperdagangkan dan mencatatkan saham-sahamnya di BEI, maka CAMP merupakan perusahaan ke-35 yang menjadi emiten BEI pada tahun ini.

Harga CAMP pada Penawaran Umum Perdana Saham (PUPS) beberapa waktu lalu ditetapkan sebesar Rp330 per unit. Bahkan harga CAMP pada perdagangan sesi pertama hari ini menyentuh titik tertinggi Rp494 per unit, atau melesat 49,7% dibanding harga PUPS.

Dalam PUPS itu, manajemen CAMP menawarkan sebanyak-banyaknya 885 juta unit saham, atau sekitar 15,04% dari modal yang ditempatkan perseroan, kepada publik melalui mekanisme PUPS. Karena itu, perseroan melalui PUPS tersebut memperoleh tambahan modal sekitar Rp292,05 miliar.

“Tambahan modal yang kami peroleh dari PUPS tersebut akan digunakan untuk melunasi utang bernilai Rp260 miliar. Sisanya untuk modal kerja dan membiayai ekspansi usaha,” ujar Samudera Prawiradjaja, Presiden Direktur CAMP, dalam kata sambutannya di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017).

Samudera menuturkan, manajemen CAMP berani mencatatkan sahamnya di BEI karena mereka sudah 45 tahun berkecimpung di bisnis es krim dan mampu bertahan untuk bersaing ketat dengan sesama pelaku bisnis es krim.

“Kami dapat bertahan selama 45 tahun menggeluti bisnis es krim ini karena kami senantiasa konsisten untuk menjaga mutu,” tukas Samudera.

PT Campina Ice Cream Industry ini didirikan pada 22 Juli 1972 dengan nama CV Pranoto. Perusahaan ini bergerak di bidang pengolahan es krim.

Sebelum pelaksanaan PUPS, sekitar 98,72% saham Campina dikuasai Sabana Prawirawidjaja. Kemudian ada yang dimiliki Darmo Hadipranoto sebesar 0,58%, Listijani Hadipranoto sekitar 0,13%, Hendro Hadipranoto sebesar 0,13% serta Justiani Hadipranoto sebesar 0,45%. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →