Jusuf Kalla : Otoritas Pasar Modal Hendaknya Jaga Kepercayaan Investor

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 03 Januari 2017 - 14:28 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Otoritas pasar modal hendaknya bekerja keras untuk memperbaiki kebijakan dan menjaga kepercayaan investor agar dapat memberikan kontribusi guna mendorong kinerja sektor keuangan. Demikian diungkapkan Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI, dalam pembukaan perdagangan saham 2017 di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/1/2017).
 
Jusuf Kalla mengemukakan, perekonomian dunia saat ini sedang melambat, tetapi kondisi perekonomian nasional masih memberikan harapan untuk terciptanya stabilitas yang baik di tengah perlambatan perekonomian global tersebut.
 
“Harapan itu ada, jika kita dapat bekerjasama dengna baik, bekerja keras untuk memperbaiki berbagai kekeliruan dan masalah yang ada serta menjaga kepercayaan masyarakat. Pasalnya, bursa adalah lembaga yang mempertaruhkan kepercayaan,” ujar Wapres Jusuf Kalla.
 
Sementara itu, Muliaman Hadad, Ketua Dewan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengatakan, kenaikan IHSG sepanjang 2016  menunjukkan adanya dukungan yang penuh dari seluruh pemangku kepentingan yang menjaga kepercayaan investor. Langkah ini menjadikan pasar modal sebagai alternatif pendanaan jangka panjang yang umumnya bersumber dari dana perbankan.
 
Ke depan, demikian Muliaman Hadad, OJK berharap kinerja pasar modal nasional lebih bergairah. Hal-hal yang perlu dilakukan ialah mendorong penawaran umum perdana saham (PUPS), menyediakan produk investasi pasar modal yang lebih beragam, mengembangkan infrastruktur pasar modal, menguatkan tata kelola korporasi, dan mengembangkan edukasi baik bagi investor baru maupun investor yang sudah ada.
 
“Dengan adanya perbaikan fundamental melalui kebijakan pemerintah, pasar modal diharapkan dapat menjadi lebih baik,” pungkasnya. ***

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →