Hari ini, IHSG Berpeluang Bergerak Naik ke 6.050-6.100

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 06 Desember 2017 - 08:40 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bakal bergerak pada kisaran 6.050-6.100 pada perdagangan hari ini, setelah pada perdagangan kemarin ditutup naik 0,04% ke posisi 6.000.

“Koreksi yang dialami IHSG pada beberapa waktu lalu hanya untuk meredakan kondisi jenuh beli (overbought). Itu adalah penurunan sesat dan kini sudah mulai mereda,” ujar Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia, di Jakarta, Rabu (06/12/2017).

Yuganur mengemukakan, meredanya penurunan IHSG saat ini membuat indeks menjadi cenderung bullish setelah berada di level 6.000-an guna mendukung kenaikan berikutnya untuk menembus titik resistensi tertinggi sepanjang masa di kisaran 6.050-6.100.

Dengan adanya tren kenaikan indeks hari ini, demikian Yuganur, para pelaku pasar dapat mencermati beberapa saham pilihan, yaitu saham-saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

Sementara itu, Reza Priyambada, analis PT Binaartha Sekuritas, berpendapat IHSG saat ini telah kembali mengalami tren kenaikan jangka panjang setelah pada perdagangan kemarin ditutup naik 0,04% ke posisi 6.000.

“Aksi beli tampaknya mulai muncul menjelang penutupan akhir tahun ini. Kondisi itu diharapkan dapat menjadi momentum untuk penguatan IHSG setelah menemukan kembali tren kenaikan,” tutur Reza di Jakarta, Rabu (06/12/2017).

Reza berharap, kenaikan IHSG tersebut dibarengi oleh peningkatan volume pembelian agar dapat mempertahankan tren tersebut. Kendati demikian, sentimen yang dapat menahan kenaikan IHSG juga diharapkan dapat diantisipasi sesegera mungkin.

Di tengah adanya peluang kenaikan lanjutan IHSG pada perdagangan hari ini, Reza merekomendasikan pelaku pasar untuk mencermat saham-saham PT Bank Jatim Tbk (BJTM), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI). (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →