Rehat Tengah Hari, IHSG Turun ke Posisi 6.046

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 24 November 2017 - 13:35 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 17 poin, atau 0,28%, ke posisi 6.046 pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat (24/11/2017) ini dibandingkan dengan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 6.063.

Pada sesi pertama perdagangan hari ini, ada 127 saham yang mengalami kenaikan harga, 162 saham turun, 133 saham stagnan dan 183 saham belum ditransaksikan. IHSG sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 6.035-6.067.

Total nilai transaksi jual-beli saham pada sesi pertama perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp2,2 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 52,91 juta lot. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual saham bersih (net selling) sebesar Rp149,62 miliar dengan volume penjualan bersih (net selling volume) sebanyak 3,6 juta lot.

Sebanyak delapan dari sembilan indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor aneka industri mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 1% atau 6,63 poin ke posisi 656. Kemudian diikuti oleh indeks sektor pertanian dan indeks sektor pertambangan yang masing-masing mengalami penyusutan 0,59% dan 0,41%.

Sementara itu, hanya indeks sektor perdagangan yang mengalami kenaikan, yaitu sebesar 0,22 poin atau 0,02% ke posisi 900.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) yang harganya turun 0,17% atau Rp25 menjadi Rp14.275 per unit, saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang harganya terpangkas 0,29% atau Rp25 menjadi Rp8.700 per unit dan saham PT Astra International Tbk (ASII) yagn harganya susut 0,29% atau Rp25 menjadi Rp8.450 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang harganya naik 3,25% atau Rp20 menjadi Rp635 per unit, saham PT BPD Jawa Barat-Banten Tbk (BJBR) yang harganya terangkat 2,09% atau Rp50 menjadi Rp2.440 per unit dan saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang harganya meningkat 1,39% atau Rp30 menjadi Rp2.190 per unit. (Abraham Sihombing)

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →