Penyederhanaan Listrik Belum Picu Inflasi

Oleh : Wiyanto | Selasa, 14 November 2017 - 16:29 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) belum bisa menjawab secara pasti kemungkinan penggodokan penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi berpengaruh ke inflasi.

"Saya belum hitung, prinsipnya selama enggak ada kenaikan tarif masih oke," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Kementerian ESDM menyebutkan, penyederhanaan hanya berlaku bagi pelanggan dengan golongan 900 VA tanpa subsidi, 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA. Semua golongan tersebut akan dinaikkan dan ditambah dayanya menjadi 4.400 VA.

Sementara golongan 4.400 VA hingga 12.600 VA dinaikkan dan ditambahkan dayanya menjadi 13.000 VA, dan golongan 13.000 VA ke atas dayanya akan di-loss stroom.

Dengan demikian ke depan golongan pelanggan listrik rumah tangga hanya akan terbagi dalam:

1-Pelanggan listrik dengan subsidi (450 VA dan 900 VA subsidi)

2-Pelanggan listrik non-subsidi 4.400 VA dan 13.000 VA.

3. Pelanggan listrik non-subsidi 13.000 VA ke atas (loss stroom).

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →