IHSG Diprediksi Bakal Bertahan di Atas 6.000

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 06 November 2017 - 08:10 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal mempertahankan posisinya di atas level 6.000 pada perdagangan Senin (06/11/2017) ini setelah pada akhir pekan lalu mampu mempertahankan posisinya di teritori positif.

“Aksi beli pelaku pasar terhadap saham-saham berkapitalisasi besar dan saham-saham lapis kedua pilihan mampu menahan penurunan IHSG ke bawah level 5.900 sehingga akhirnya mampu ditutup di atas 6.000 pada akhir pekan lalu,” papar Yuganur Wijanarko.

Analis PT KGI Sekuritas Indonesia itu menuturkan, kondisi tersebut secara teknikal dapat membuat momentum grafik mingguan menjadi lebih positif sehingga para pelaku pasar disarankan untuk mengakumulasi saham-saham pilihannya.

“Dengan momentum positif tersebut, maka IHSG selanjutnya diperkirakan bakal bergerak di kisaran 6.100-6.175,” ujar Yuganur di Jakarta, Senin (06/11/2017).

Karena itu, demikian Yuganur, para pelaku pasar disarankan untuk memanfaatkan kondisi tersebut guna mengakumulasi saham-saham pilihannya yang berprospek cerah kedepan.

Yuganur merekomendasikan BELI terhadap saham-saham 1. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR). (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →