Perdagangan Perdana, Harga MTWI Langsung Melejit 50%

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 11 Oktober 2017 - 12:29 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Harga saham PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) langsung dibuka naik 50% menjadi Rp150 per unit pada perdagangan perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (11/10/2017) dibanding harga pada Penawaran Umum Perdana Saham (PUPS) beberapa waktu lalu sebesar Rp100 per unit.

Setelah perdagangannya dibuka, harga MTWI selanjutnya meroket ke posisi Rp170 per unit, atau mengalami kenaikan 70% sekaligus mengalami autorejection setelah menyentuh titik batas atas kenaikan maksimum sebuah saham.

Dalam kata sambutannya, Samsul Hidayat, Direktur BEI, menegaskan, Malacca Trust Insurance adalah perusahaan ke-26 yang menjadi emiten BEI pada tahun ini serta menjadi emiten BEI ke-560.

“Pencatatan saham yang dilakukan Malacca Trust ini adalah langkah strategis perseroan untuk meng-convert kepemilikan menjadi terbuka,” ujar Samsul di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Rabu (11/10/2017).

Sementara itu, Ilham Akbar Habibie, Komisaris MTWI, mengatakan, perseroan telah melaksanakan PUPS dengan menawarkan saham sebanyak-banyaknya 310 juta saham atau sebesar 20,32% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Ilham menuturkan, saham perusahaan asuransi tersebut ditawarkan yang besarnya sama seperti nilai nominalnya sebesar Rp100 per unit. Karena itu, perseroan mampu menghimpun dana sebesar Rp31 miliar. “Pada PUPS tersebut manajemen perseroan mengalami oversubscibed sebanyak 2,1 kali,” tukas Ilham.

Seluruh dana PUPS yang diperoleh akan digunakan perseroan sebagai modal kerja untuk memperkuat struktur permodalan. Itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam menanggung risiko sendiri dan meningkatkan rasio solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) guna mengantisipasi pertumbuhan bisnis asuransi.

Pada PUPS tersebut, manajemen MTWI telah menunjuk PT Panin Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter). (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →