BEI Pantau Pergerakan Liar Peningkatan Harga Saham BWPT

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 27 Desember 2016 - 21:05 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan harga saham PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT). Langkah BEI itu disusul dengan memasukkan BWPT ke dalam daftar Unusual Market Activity (UMA) pada hari ini. UMA adalah kenaikan atau penurunan harga saham yang tidak wajar akibat transaksi yang dilakukan pelaku pasar terhadap saham tertentu, dalam hal ini BWPT.
 
Dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (27/12/2016), Zakky Ghufron, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, mengemukakan, BEI menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham dan aktivitas transaksi saham BWPT yang luar biasa.
 
Seperti diketahui, menurut informasi yang menyebar pada Jumat (23/12/2016), PT Rajawali Corp. mendivestasi 37% saham di PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) senilai US$505,4 juta ke FIC Properties Sdn. Bhd., anak usaha Federal Land Development Authority (Felda). Secara Bisnis to Bisnis, transaksi ini sudah selesai, tetapi harus menunggu legalitas otoritas terkait di Indonesia dan Malaysia.
 
“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas Saham BWPT, perlu kami sampaikan bahwa bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” imbuh Zakky. (abr)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →