Kemenperin Promosikan Kawasan Industri Luar Pulau Jawa di Jepang

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 22 September 2017 - 08:17 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mempromosikan potensi investasi kawasan industri Indonesia di luar Pulau Jawa kepada para investor di Jepang, yaitu di Tokyo, Osaka dan Yokkaichi City pada 13-15 September 2017.

Jepang dipilih sebagai tempat promosi tersebut karena para investor dari negara matahari terbit itu dinilai berpotensi besar untuk berinvestasi di Indonesia.

Acara bertajuk Seminar Indonesia Economic Development and Industrial Estate tersebut difasilitasi oleh Kemenperin bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Tokyo serta Konsulat Jenderal RI (KJRI) untuk Osaka.

Para perwakilan Kamar Dagang Jepang, yakni Kankeiren (Kansai Economic Federation dan Yokkaichi Chamber of Commerce), wakil Walikota Yokkaichi dan para pelaku industri serta perbankan Jepang menghadiri acara tersebut.

Pembicara utama (keynote speaker) dalam forum investasi kawasan industri Indonesia di Jepang tersebut adalah Imam Haryono, Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI). Beliau menjadi keynote speaker di tiga tempat pertemuan, yakni di KBRI Tokyo, Pertemuan Osaka, dan Forum Investasi di Yokkaichi. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →