Pagi ini, IHSG Dibuka pada Posisi 5.849

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 14 September 2017 - 10:04 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka di posisi 5.849 pada sesi pertama perdagangan Kamis (14/09/2017). Hingga pukul 09.27 waktu JATS, IHSG terpantau di posisi 5.863, meningkat 0,3% atau 18 poin dibandingkan dengan posisi pada sesi penutupan sehari sebelumnya di level 5.845.

Kenaikan IHSG saat ini ditopang oleh peningkatan harga 147 saham. Disamping itu, terdapat pula 351 saham yang mengalami penurunan harga, 101 saham yang harganya tidak berubah alias stagnan dan 283 saham yang masih belum ditransaksikan.

Total nilai transaksi jual-beli saham di BEI tercatat senilai Rp888 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 1,85 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual saham bersih (net selling) bernilai total Rp15 miliar dengan volume penjualan bersih (net selling volume) sebanyak 18 juta unit saham.

Sebanyak tujuh dari 10 indeks sektoral BEI menghijau. Indeks sektor pertambangan mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 1,07% atau 15,59 poin ke posisi 1.470. Kemudian disusul oleh indeks sektor perdagangan dan indeks sektor pertanian yang masing-masing meningkat 0,54% dan 0,52%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang harganya meningkat 6% atau Rp600 menjadi Rp10.675 per unit, saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang harganya naik 3,8% atau Rp65 menjadi Rp1.780 per unit dan saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang harganya naik 2,8% atau Rp60 menjadi Rp2.230 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) yang harganya tergerus 2,3% atau Rp15 menjadi Rp625 per unit, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang harganya susut 1% atau Rp30 menjadi Rp2.940 per unit dan saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang harganya turun 0,9% atau Rp100 menjadi Rp10.500 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →