Pagi ini, IHSG Dibuka di Posisi 5.860

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 13 September 2017 - 12:08 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka pada posisi 5.860 pada sesi pertama perdagangan Rabu (13/09/2017), lebih rendah 12 poin dibandingkan di sesi penutupan perdagangan sehari sebelumnya di posisi 5.872.

Hingga pukul 09:46 waktu JATS, IHSG terpantau di posisi 5.875, naik 0,1% atau 3 poin dibandingkan dengan posisi pada penutupan perdagangan kemarin. Sebanyak 133 saham mengalami kenaikan harga, 356 saham turun, 110 saham stagnan dan 244 saham belum ditransaksikan.

Total nilai transaksi jual beli saham di BEI tercatat sebesar Rp1,16 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 1,79 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi beli saham bersih (net buying) senilai Rp111 miliar dengan volume pembelian sebanyak 18 juta unit saham.

Sebanyak tujuh dari 10 indeks sektoral BEI menghijau. Indeks sektor pertanian mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 0,52% atau 9,18 poin ke posisi 1.789. Kemudian diikuti oleh indeks sektor properti dan indeks sektor perdagangan yang masing-masing meningkat 0,27%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang harganya meningkat 4,9% atau Rp100 menjadi Rp2.130 per unit, saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang harganya naik 1,9% atau Rp35 menjadi Rp1.925 per unit dan saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang harganya terangkat 1,6% atau Rp150 menjadi Rp9.500 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah saham PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA) yang harganya susut 2,9% atau Rp350 menjadi Rp11.825 per unit, saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang harganya terpangkas 1,2% atau Rp125 menjadi Rp10.325 per unit dan saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang harganya turun 1% atau Rp40 menjadi Rp3.790 per unit. (Abraham Sihombing)

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →