Bisnis Gudang Masih Moncer, Jababeka Bizpark Sold 270 Unit di 2026

Oleh : Ridwan | Minggu, 12 Juli 2026 - 20:22 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Jababeka Tbk (KIJA) melalui anak usahanya, PT Graha Buana Cikarang mencatat permintaan terhadap produk pergudangan multifungsi atau multi-purpose warehouse masih tetap tinggi sepanjang 2026. Salah satu proyek unggulannya, Jababeka Bizpark, telah membukukan penjualan sebanyak 270 unit sejak diluncurkan pada tahun lalu.

Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini mengatakan, Jababeka Bizpark dirancang sebagai bangunan multiguna yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan usaha, mulai dari logistik, pergudangan, e-commerce, hingga perkantoran dan usaha komersial lainnya.   "Jadi Bizpark bisa dibuat sebagai logistik, pergudangan, penyimpanan maupun untuk studio. Sekarang kan banyak orang berdagang lewat live TikTok, nah itu bisa dijadikan studio sekaligus gudangnya. Bisa juga untuk restoran, office, jadi memang bangunan multiguna," ujar Ivonne di Jakarta.   Menurutnya, harga setiap unit Jababeka Bizpark dipasarkan mulai Rp 1,65 miliar hingga Rp 2,5 miliar. Sejumlah unit juga telah diserahterimakan kepada para pembeli.   Ivonne menjelaskan, meski kontribusi Bizpark terhadap total marketing sales PT Graha Buana Cikarang belum terlalu besar karena ukuran bangunannya relatif kecil dibandingkan penjualan lahan industri, proyek ini memiliki pasar yang terus berkembang.   "Sebenarnya kontribusinya tidak besar karena kita jual bangunan kecil-kecil. Tapi ini menjadi solusi bagi para pengusaha, misalnya untuk anak usahanya atau second layer yang ingin mulai bisnis, termasuk e-commerce," katanya.   Ia menilai tren pertumbuhan bisnis digital dan kebutuhan ruang usaha yang fleksibel menjadi salah satu faktor yang menjaga permintaan terhadap produk tersebut.   Ke depan, PT Graha Buana Cikarang juga akan melanjutkan pengembangan kawasan di sekitar Jababeka Bizpark. Salah satu proyek yang tengah dipersiapkan adalah Jababeka Factory Outlet, yang diharapkan dapat melengkapi ekosistem kawasan tersebut.   Selain itu, perusahaan juga terus mengembangkan Jababeka 9, yang menjadi fase terakhir pengembangan kawasan industri Jababeka.   Secara keseluruhan, PT Graha Buana Cikarang menargetkan marketing sales sebesar Rp 1,8 triliun sepanjang 2026. Namun, perusahaan belum merinci realisasi penjualan hingga pertengahan tahun maupun kontribusi masing-masing proyek terhadap target tersebut.
Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →