Danantara Resmikan Proyek Waste-to-Energy Perdana, Denpasar Jadi Pilot Project Nasional

Oleh : Nata Kesuma | Kamis, 09 Juli 2026 - 07:07 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tidak lagi dipandang sekadar persoalan lingkungan, tetapi telah menjadi tantangan serius yang berdampak pada kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, hingga daya saing ekonomi nasional. 

Berangkat dari kondisi tersebut, Danantara Indonesia melalui PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) mulai membangun ekosistem Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy (WtE) sebagai bagian dari strategi transformasi energi hijau di Indonesia.

Langkah awal ditandai dengan peresmian pembangunan fasilitas PSEL pertama di Desa Pedungan, Denpasar Selatan, Bali, pada Rabu (8/7/2026). 

Proyek tersebut menjadi pilot project bersama dua daerah lainnya, yakni Bekasi dan Bogor, sebelum diperluas ke 62 kabupaten dan kota di berbagai wilayah Indonesia.

Fasilitas PSEL Denpasar dirancang memiliki kapasitas pengolahan hingga 1.500 ton sampah per hari dengan mengadopsi teknologi moving grate incinerator berstandar European Union Industrial Emissions Directive (EU IED). 

Selain mengurangi timbunan sampah, fasilitas tersebut juga akan menghasilkan energi listrik melalui skema Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) atau Power Purchase Agreement (PPA) yang telah ditandatangani bersama PT PLN (Persero).

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pengelolaan sampah yang lebih modern dan terintegrasi. 

Berdasarkan data UNEP GRID, Indonesia menghasilkan lebih dari 140.000 ton sampah setiap hari, sementara lebih dari 60 persen di antaranya masih belum dikelola secara optimal.

Melalui pengembangan ekosistem Waste-to-Energy, Danantara menargetkan sekitar 25–30 persen volume sampah nasional dapat dikelola menjadi sumber energi bersih. 

Tiga proyek tahap pertama di Denpasar, Bekasi, dan Bogor ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027 hingga awal 2028.

Peresmian pembangunan PSEL Denpasar dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, pemerintah daerah, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait. 

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah daerah, Danantara Indonesia, serta Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP).

Dalam sambutannya, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menegaskan bahwa teknologi yang digunakan telah teruji dan banyak diterapkan di berbagai negara.

"Langkah-langkah yang kita lakukan karena teknologi yang kita pakai ini adalah teknologi yang sudah proven, yang sudah terbukti di 50 negara," ujar Rosan Roeslani.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi yang telah teruji tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian terhadap aspek operasional, keberlanjutan lingkungan, serta menghasilkan energi bersih yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ke depan, pengembangan fasilitas Waste-to-Energy tidak hanya diarahkan untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung target transisi menuju ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan.

Nata Kesuma

Redaksi

Nata Kesuma adalah seorang jurnalis dan penulis yang berbasis di Indonesia. Dengan rekam jejak karier lebih dari enam tahun di Industry.co.id, ia telah menghasilkan lebih banyak artikel dengan total jangkauan jutaan pembaca. Spesialisasinya mencakup politik nasional, kebijakan pemerintah, industri manufaktur, serta sektor keuangan dan energi. Nata dikenal dengan gaya penulisan yang informatif dan tajam, kerap mengangkat topik-topik strategis seperti hilirisasi industri, kebijakan ekonomi pemerintah, serta perkembangan kawasan industri Jababeka. Selain dunia jurnalisme, ia juga aktif sebagai kreator digital yang memproduksi konten-konten evergreen seputar pendidikan, UMKM, dan gaya hidup.

Lihat semua artikel →