Menteri Jonan Harapkan Pembangunan PLTU Jawa 4 Serap Tenaga Kerja Lokal

Oleh : Hariyanto | Jumat, 01 September 2017 - 10:13 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jepara - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan pembangunan (ground breaking) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 4 berkapasitas 2x1.000 MW di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng).

"Saya berharap pembangunan PLTU Jawa 4 ini dapat melibatkan banyak local community yang ada di sekitar serta menyerap tenaga kerja yang memberi dampak baik bagi ekonomi sekitar," kata Jonan, Kamis (31/8/2017).

Jonan juga mengharapkan dengan PLTU Jawa 4, tidak ada lagi gangguan listrik yang berarti di kawasan Jawa dan Bali sebab apabila masih mengalami kendala, kontraktor juga akan dikenakan denda sesuai perhitungan karena sudah tercantum dalam aturan yang berlaku.

Ia memberikan apresiasi atas tarif yang diperhitungkan sehingga muncul nominal 5,3 sen per kWh. "Tugas saya adalah menjaga tarif itu, dan saya rasa sudah sesuai," ucap Jonan.

Seperti diketahui, PLTU Jawa 4 dibangun menggunakan teknologi terbaru yaitu ultra super critical (USC), yang beroperasi pada tekanan dan suhu di atas titik kritis air, di mana fase gas dan cair dalam keadaan seimbang sehingga menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi.

Pembangunan PLTU Jawa 4 menggunakan skema BOT (build operate and transfer) dengan jangka waktu 25 tahun sejak commercial operation date.

Pembangkit listrik USC memiliki efisiensi sekitar delapan sampai 10 persen dibandingkan dengan pembangkit listrik berbasis batu bara lainnya dan menghasilkan emisi gas buang yang lebih rendah.

Proyek Tanjung Jati B (Jawa 4) memiliki nilai investasi sebesar 4,2 miliar dolar AS. Proyek pembangkit listrik ini dikelola oleh konsorsium PT Bhumi Jati Power (BJP), yang terdiri dari Sumitomo Corporation (50 persen saham), PT United Tractors TBK (25 persen) dan The Kansai Electric Power Co (25 persen).

Pembangunan ini diharapkan dapat menambah serta memperkuat sistem kelistrikan di Jawa-Bali. PLTU Jawa 4 dibangun di atas lahan seluas 77,4 ha, proyek ini akan rampung dalam kurun waktu sekitar 50 bulan sampai 54 bulan dimulai sejak April 2017, serta diperkirakan dapat beroperasi pada Mei 2021 dan September 2021.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →