Venjii Hernando: Angel Investor yang Mendorong Lahirnya Ratusan Bisnis Kemitraan di Indonesia
INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Pengusaha sekaligus angel investor, Venjii Hernando, terus memperkuat kiprahnya dalam mengembangkan ekosistem bisnis kemitraan di Indonesia. Setelah membangun PT Sukses Jaya Intertama yang kini menjadi bagian dari Sukses Jaya Group, Venjii tengah mempersiapkan pembentukan perusahaan venture capital yang secara khusus akan berfokus pada pembiayaan bisnis berbasis kemitraan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas dukungan terhadap pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis melalui skema kemitraan. Dalam kurun waktu sekitar satu dekade, Venjii telah mengembangkan jaringan bisnis yang mencakup lebih dari 100 merek di berbagai sektor, mulai dari makanan dan minuman, kecantikan, hingga jasa.
Venjii mengatakan, perusahaan yang dipimpinnya saat ini tidak hanya menyediakan pendanaan, tetapi juga memberikan pendampingan menyeluruh kepada para mitra bisnis agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
"Saat ini perusahaan kami bergerak dalam bidang pengembangan bisnis berbasis kemitraan (business partnership) dengan fokus pada beberapa segmen industri, yaitu food & beverage (restoran dan coffee shop), beauty & lifestyle (salon), serta jasa (laundry). Melalui konsep kemitraan, kami membantu para partner mulai dari tahap persiapan bisnis, pengembangan konsep, operasional, hingga pendampingan agar bisnis dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan," ujar Venjii Hernando.
Menurutnya, skala pengembangan bisnis yang dilakukan Sukses Jaya Group juga terus meningkat. Hingga kini perusahaan telah mengelola lebih dari 100 brand dengan investasi yang mencapai ratusan miliar rupiah untuk mendukung pengembangan bisnis para mitra.
"Saat ini perusahaan telah mengelola dan mengembangkan lebih dari 100 brand (102 brand) yang tersebar dalam berbagai kategori bisnis. Untuk nama brand secara spesifik belum dapat kami publikasikan karena beberapa brand memiliki strategi bisnis dan kepentingan kemitraan masing-masing," katanya.
Ia menambahkan, dana investasi yang telah dialokasikan tidak hanya digunakan untuk ekspansi jaringan kemitraan, tetapi juga memperkuat fondasi operasional perusahaan.
"Terkait investasi atau dana pengembangan yang telah dikucurkan, kami melihatnya sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem bisnis. Secara nilai, investasi yang telah dialokasikan berada dalam skala ratusan miliar rupiah yang digunakan untuk pengembangan brand, sistem operasional, teknologi, sumber daya manusia, serta ekspansi jaringan kemitraan," imbuhnya.
Selain aktif membangun bisnis sendiri, Venjii juga dikenal sebagai angel investor yang rutin menerima presentasi bisnis dari para pelaku usaha yang mencari pendanaan maupun pendampingan. Pengalaman tersebut menjadi salah satu landasan bagi rencana pendirian venture capital yang akan difokuskan pada sektor bisnis kemitraan di Indonesia.
Melalui kendaraan investasi tersebut, Venjii berharap semakin banyak pelaku usaha yang memperoleh akses pembiayaan sekaligus pendampingan strategis untuk mempercepat pertumbuhan bisnis mereka.
Kontribusi Venjii terhadap industri kemitraan juga mendapat pengakuan melalui penunjukannya sebagai Dewan Pembina Asosiasi Pengusaha Kemitraan dan Lisensi Indonesia (APKELINDO) pada 2025. Posisi tersebut memperkuat perannya dalam mendorong pengembangan industri kemitraan nasional sekaligus menciptakan ekosistem usaha yang lebih sehat, inovatif, dan berdaya saing.